header-int

Menteri Pendidikan Kerjasama dengan Singapura

Jumat, 28 Jan 2022, 12:15:17 WIB - 592 View
Share
Menteri Pendidikan Kerjasama dengan Singapura

Nadiem dan Menteri Pendidikan Singapura Sepakat Tingkatkan Kerja Sama di Bidang Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim menandatangani naskah Pengaturan Kemitraan Sumber Daya di Jakarta, Senin (24/1/2022).(Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikbud Ristek) Penulis Rahel Narda Chaterine | Editor Dani Prabowo JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim bersama Menteri Pendidikan Singapura, Chan Chun Sing, menandatangani naskah Pengaturan Kemitraan Sumber Daya pada Senin (24/1/2022). Penandatanganan Pengaturan Kemitraan ini menandakan kedua belah pihak sepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang pendidikan. “Ini merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan program Merdeka Belajar seperti Kampus Merdeka, pertukaran pelajar dan mahasiswa, peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah, dan akselerasi kualitas pendidikan vokasi,” kata Nadiem dalam keterangan tertulis, Kamis (27/1/2022). Nadiem menekankan, pengaturan ini menunjukkan usaha bersama Indonesia dan Singapura dalam memperkuat kerja sama bilateral di bidang pendidikan. Selain itu, ini juga merefleksikan persahabatan di antara kedua negara. Baca juga: Formasi Guru PPPK di Daerah Terpencil Sepi Peminat, Nadiem Sebut Masalahnya Bukan Hanya Uang “Dengan kerja sama ini tentu tujuan pemerintah Indonesia dalam mewujudkan sumber daya manusia yang kompeten, yang siap menghadapi tantangan global tentu akan lebih cepat terealisasi,” ujarnya. Melalui penandatanganan naskah ini, kedua menteri menyepakati lima program kerja sama di bidang pendidikan. Pertama, pelatihan bagi para kepala sekolah, guru, dan pelatih untuk mendukung pengembangan kemampuan pada sistem sekolah di Indonesia. Kedua, pelatihan bagi tenaga pendidik untuk mendukung pengembangan kemampuan dalam pendidikan dan pelatihan teknik kejuruan atau technical and vocational education and training (TVET) serta sistem di universitas. Ketiga, membangun jejaring antar universitas di Indonesia dan Singapura dalam rangka memperkuat kolaborasi pertukaran mahasiswa dan staf, serta pelaksanaan program pascasarjana dan penelitian. Keempat, membentuk perjanjian mobilitas pemuda untuk memfasilitasi mobilitas siswa lintas batas. Baca juga: Nadiem: Kurikulum Prototipe Akan Kembalikan Peran Guru sebagai Pemimpin Pembelajaran Kelima, menciptakan peluang baru bagi pertukaran pelajar TVET untuk mempromosikan pembelajaran bersama dan apresiasi budaya. Adapun penandatanganan naskah ini menjadi salah satu deliverables yang disampaikan pada pertemuan tingkat tinggi Leaders’ Retreat Indonesia-Singapura 2022 di Bintan, Kepulauan Riau. Nantinya, pengaturan kemitraan ini akan berlaku untuk lima tahun mendatang terhitung sejak tanggal 24 Januari 2022.

Unidha KAMPUS SEKOLAH TINGGGI ILMU TARBIYAH HAMZAH AL-FANSURI SIBOLGA BARUS MEMILIKI DUA PROGRAM STUDI YAITU PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DAN PROGRAM PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH MADRASAH (PGMI)
© 2026Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hamzah Al-Fansuri Sibolga Barus Follow Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hamzah Al-Fansuri Sibolga Barus : Facebook Twitter Linked Youtube